News

Mantan Presiden Harvard Berhenti Mengajar Akibat Dokumen Epstein

San Fransisco (KABARIN) - Universitas Harvard mengonfirmasi bahwa mantan presidennya, Lawrence H. Summers, akan mengundurkan diri dari aktivitas mengajar setelah kampus tersebut melakukan peninjauan terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein.

Keputusan itu diumumkan pada Rabu (25/2), menyusul munculnya dokumen baru yang dirilis pemerintah Amerika Serikat mengenai komunikasi Epstein dengan sejumlah tokoh publik.

"Sehubungan dengan peninjauan yang sedang dilakukan oleh Universitas (Harvard) terhadap dokumen-dokumen yang berkaitan dengan Jeffrey Epstein yang baru-baru ini dirilis oleh pemerintah, Dekan Harvard Kennedy School Jeremy Weinstein telah menerima pengunduran diri Profesor Lawrence H. Summers dari jabatan kepemimpinannya sebagai salah satu direktur Mossavar-Rahmani Center for Business and Government," urai juru bicara (jubir) Harvard Jason Newton dalam sebuah pernyataan.

Lebih lanjut, pihak kampus menyatakan bahwa Summers juga akan mengakhiri seluruh perannya di lingkungan akademik Harvard.

"Profesor Summers telah mengumumkan akan mengundurkan diri dari jabatan akademis dan fakultas di Harvard pada akhir tahun ajaran ini dan akan tetap menjalani cuti hingga waktu tersebut," ujar jubir Harvard Jason Newton.

Lawrence H. Summers bukan sosok baru di dunia akademik maupun pemerintahan Amerika Serikat. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Harvard pada periode 2001 hingga 2006. Selain itu, Summers juga dikenal memiliki karier panjang di pemerintahan, termasuk sebagai Menteri Keuangan Amerika Serikat serta Direktur Dewan Ekonomi Nasional (National Economic Council) AS.

Peninjauan internal Harvard dilakukan setelah dokumen korespondensi surel antara Summers dan Jeffrey Epstein dirilis ke publik pada 2025. Berdasarkan laporan sejumlah media AS yang mengutip isi surel tersebut, Summers disebut menjalin hubungan pertemanan dengan Epstein selama bertahun-tahun.

Dalam laporan itu juga disebutkan bahwa Summers pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein dan beberapa kali melakukan perjalanan menggunakan jet pribadi milik Epstein.

Kasus ini kembali menyoroti jaringan relasi Epstein dengan berbagai tokoh berpengaruh di dunia akademik, politik, hingga bisnis, sekaligus memicu evaluasi internal di sejumlah institusi yang sebelumnya memiliki hubungan dengan figur tersebut.

Dengan pengunduran diri ini, Summers menjadi salah satu tokoh akademik senior yang mundur dari aktivitas kampus di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap dokumen-dokumen baru terkait Epstein.

Pewarta: Xinhua
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: